Kabar Buruk!!! Anggaran Tahun 2016 untuk Gaji Honorer Terancam Dicoret
Assalamualaikum wr.. Wb
Salam Sejahtera buat kita semua semoga dengan adanya berita
terbaru dari kami setiap hari memberikan tambahan wawasan bagi sobat sekalian.
Anggaran Gaji Buat para Guru baik itu PNS maupun Honorer selalu
ada setiap tahunnya yang dianggarkan dalam APBD maupun APBN. Tapi bagaimana
jadinya jika ada oknum dari wakil rakyat yang ingin menghapus Anggaran
untuk Gaji guru Honorer pada APBD tahun 2016.
Apa bisa Anggaran guru Honorer dihapus, daerah mana saja itu?
Mungkin sobat tidak akan percaya mengenai judul dari berita
ini,tapi ini memang kenyataan seperti yang kami lansir dari situs terpercaya
bahwa di daerah Simalungun Sumatera Utara. Aneh-aneh aja semoga saja daerah
lain tidak mencotoh daerah ini. Bukan mau mensejaterakan guru dengan menambah
gaji dan Tunjangan guru honorer ini malah
anggaran yang sudah ada mua dicoret.
Nasib tenaga honorer sungguh menyedihkan. Kepastian pengangkatan
menjadi CPNS belum juga jelas, kini ditambah lagi dengan masalah penggajian.
Setidaknya ini terjadi di Pemkab Simalungun, Sumut. Fraksi
PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Simalungun setuju menghapus anggaran Rp 96
miliar untuk gaji ribuan honorer dari Rancangan APBD 2016. Jika akhirnya
penghapusan anggaran itu disetujui, entah bagaimana nasib honorer.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) Rospita Sitorus yang juga
menjabat Wakil Ketua DPRD Simalungun mengatakan, dirinya sangat miris melihat
rancangan APBD 2016. Pada rancangan itu, ada total pagu Rp 2,3 triliun. Namun,
untuk biaya infrastruktur hanya Rp 176 miliar.
“Kadang bingung menjelaskannya kepada masyarakat perihal ini. Secara
pribadi hilang akal sehat. Kami dari Fraksi PDIP menolak pemanfaatan alokasi
sebesar Rp 96 miliar itu. Ini harus dihapus. Kita tidak mau mengorbankan
pembangunan gara-gara honorer,” Ujar Rospita.
Sementara, Jhon Sabiden Purba selaku Kepala Dinas Pendapatan
dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Simalungun
menerangkan, tunjangan kegiatan honorer PNS di tahun 2016 sebesar Rp 33 miliar,
sedangkan untuk tenaga honorer non PNS sebesar Rp 60 miliar.
Sebelumnya, dalam rapat Banggar membahas Kebijakan Umum
Anggaran-Proritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang digelar di ruang
rapat DPRD Kabupaten Simalungun, Selasa (22/12) lalu, tertuang dana sebesar Rp
96 miliar yang dimanfaatkan untuk pembayaran gaji honorer di lingkungan Pemkab
Simalungun.
Dalam rapat banggar tersebut, salah seorang anggota DPRD
Simalungun Bernhard Damanik menyatakan agar pembiayaan itu dapat dikurangi dan
bila perlu dihapus.
"Mengingat kebutuhan anggaran dan efisiensi anggaran di tahun
2016, kurang efektif para honorer itu datang jam 09.00 WIB,
duduk-duduk, pulang jam 14.00 WIB," tambahnya.
“Sebenarnya kan sudah ada SOP (Standar Oprasional Prosedur) untuk
tingkat kebutuhan tenaga honorer,” ungkapnya.
Abu Sofian, anggota banggar yang lain meminta agar pemanfaatan
dana itu dapat ditinjau kembali. Ini dikarenakan nilai kebutuhan terhadap
anggaran serta pemanfaatan anggaran yang lebih mendesak, yaitu infrastruktur
dan Anggaran Dana Desa.
“Dana ini sebaiknya dapat ditinjau kembalilah. Banyak kebutuhan
yang lebih mendesak, atau gaji mereka dikurangilah,” tegasnya.
Sumber:jpnn.com
Demikian berita mengenai Anggaran Untuk Honorer terancam
dicoret di daerah simalungun sumatera utara.

0 Response to "Kabar Buruk!!! Anggaran Tahun 2016 untuk Gaji Honorer Terancam Dicoret"
Post a Comment