Honorer K2 Wajib Baca! ILO Akan Laporkan Nasip Honorer K2 Indonesia ke Mahkamah Internasional
Assalamualaikum wr..wb
Salam sejahtera buat kita semua, nampaknya permasalahan Honorer K2 yang masih jauh dari kesejahteraan mendapat perhatian secara internasional, bagaimana organiasi buruh internasional ILO akan melaporkan nasip Honorer K2 Indonesia ke Mahkamah internasional, karena ILO menilai guru honorer seperti diperbudak saja.
Masalah honorer kategori dua (K2) ternyata sudah sampai di kuping ILO (International Labour Organization). Organisasi buruh dunia ini bahkan berencana membawa masalah "perbudakan" honorer K2 tersebut ke Mahkamah Internasional.
"Pada Mei 2015, saya sudah diwawancarai perwakilan dari ILO. Saya sudah mengungkapkan seluruh masalah honorer K2," kata Ketua Tim Investigasi Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti alias Itong kepada JPNN, Sabtu (16/1).
Menurut Itong, perwakilan ILO mengaku prihatin dengan honor yang diterima honorer per bulan. Sehingga ILO mengganggap, ini merupakan tindakan perbudakan yang tidak manusiawi.
"Mereka juga heran dengan sikap pemerintah yang tidak konsisten dengan janji-janjinya," ujarnya.
Jika masalah perbudakan ini tidak segera ada penyelesaiannya, lanjut Itong, ILO akan membawa masalah tersebut ke Mahkamah Internasional. Keyakinan Itong ini lantaran pihak ILO sudah memintakan bukti-bukti baik dokumen, foto, maupun klipingan berita tentang honorer K2.
"Tunggu saja tanggal mainnya. Jangan dipikir masalah K2 cuma diketahui orang Indonesia. ILO sudah tahu, dan saat saya diwawancarai ada Ketua PB PGRI dan Presiden KSPI juga," tandasnya.
berita ini tentunya merupakan angin segar bagi para honorer K2 diseluruh indonesia, semoga dengan adanya inisiatif dari ILO akan menggerakkan hati pemerintah untuk menepati janjinya mensejahterakan Honorer K2
Sumber:jpnn.com

Honorer k2 bukan hanya guru tapi tenaga lainnya,jangan hanya guru saja yang jadi prioritas!!!!!!
ReplyDeletesepakat, emangx yg k2 cuma guru doang, tolong di fikir kan juga honorer k2 yg lain bos...!!!
ReplyDeletesepakat itu, jgn cuma k2 guru yg diperhatikan tapi kami jg yg dr k2 tenaga teknis lainnya bos...!!!
ReplyDeleteHonorer k2 nasibmu kini semakin melebar, orang asing saja prihatin dan akan memperjuangkan, kok pemerintahnya sendiri kok berbelit-belit kayak belut
ReplyDeleteberita yang sangat bagus,, lanjutkan perjuanganmu ILO. kami semua mendukung dan mendo'akan semoga apa yg menjadi perjuanganmu akan selalu menjadi berkah Aammiinn... hiduuuuuppp ILO..!
ReplyDelete